7 Cara Ampuh Mengatasi Burung Murai Batu Macet Bunyi

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Burung Murai Batu Macet Bunyi?

7 Cara Ampuh Mengatasi Burung Murai Batu Macet Bunyi – Memiliki burung pemeliharaan Murai Batu yang mentalnya tiba-tiba ngedrop saat perlombaan merupakan kejadian yang sangat mengecewakan dan menyebalkan. Pada dasarnya Burung murai Batu merupakan jenis burung petarung atau Burung Fighter yang banyak sekali digunakan oleh para para kicaumania karena kemampuan nya yang brilliant dalam menirukan suara dan keindahan fisiknya. Namun masalah mental ngedrop pada Burung Murai banyak sekali ditemukan, hal ini ditandai dengan perilaku Burung Murai Batu yang kicauanya terdengar buruk dan biasa disebabkan oleh perawatan harian Burung Murai Batu yang kurang maksimal. Mental yang kuat dan bagus pada Burung Murai Batu sangatlah didambakan oleh para pemeliharanya, Murai Batu yang memiliki mental baja saat perlombaan atau saat diadu dengan sesame jenis Burung Murai akan memberikan kesenangan dan kepuasan bagi pemiliknya. Namun apakah kalian tahu bahwa memelihara Burung Murai Batu yang bermental kuat tidaklah mudah, butuh kesabaran dan ketelatenan dalam merawat harian dan melatih mental setiap harinya pada Burung Murai Batu Tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwah mental yang kuat pada Murai Batu akan sangat mempengaruhi performa penampilan Burung Murai Batu. Sebaik dan sebanyak apapun variasi kicauanya jika mental drop atau tidak kuat maka akan sia-sia saja dan menemui masalah yaitu Murai Batu Mental drop. Nah saat Burung Murai Batu Mental drop dan tidak segera ditangani dengan baik dan benar, maka justru akan macet atau tidak bunyi sama sekali saat perlombaan dan akhirnya Burung Murai Batu akan stress. Jadi bagi para kicau mania jika Burung Murai Batu mental ngedrop maka harus segra dilakukan penanganan agar tidak terjadi masalah yang fatal, namun apakah kalian tahu apa ciri-ciri Burung Murai Batu yang mengalami Mental drop?

Ciri Burung Murai Batu yang Mengalami Mental Drop

Burung Murai Batu yang mengalami mental drop dapat dilihat dari ciri-ciri berikut ini :

  1. Dilihat dari perilaku atau karakter dari Burung Murai Batu yang tentunya akan sangat berbeda dari keseharianya
  2. Murai Batu akan mengalami macet bunyi, jadi tidak mengeluarkan sama sekali
  3. Jika bersuara atau berkicaupun, kicauanya akan terdengar buruk
  4. Nafsu makanya berkurang daru biasanya
  5. Burung Murai akan tampak terlihat giras dan stress

Penyebab Burung Murai Batu Mental Drop

Penyebab Burung Murai Batu Macet ternyata sangat banyak, mulai dari kesalahan saat perawatan harian, gangguan kesehatan yang dialami Burung Murai Batu dan kurangnya kasih saying dari pemilik. Dibawah ini beberapa kemungkinan penyebab Burung Murai Batu Macet, yaitu sebagai berikut :

  1. Perawatan Burung Murai Batu yang kurang maksimal. Hal ini seperti tempat hidup Burung Murai yang diletakkan jauh dari aktivitas manusia, tentu saja akan mempengaruhi perilaku Burung Murai Batu yang awalnya jinak akan kembali liar karena minimnya perhatian dan interaksi dari pemiliknya.
  2. Kesehatan Burung Murai yang sedang tidak baik. Hal ini berarti burung Murai Batu yang sedang sakit, baru sembuh dari sakit serta baru selesai mabung langsung ditandingkan dalam perlombaan sehingga akan menyebabkan Burung Murai Batu Macet.
  3. Burung Murai yangs erring mengalami perubahan terus menerus dalam perawatanya, sehingga akan menyebabkan kondisi mental Burung Murai Batu nge drop
  4. Burung murai batu yang mengalami kalah mental atau kaget atau takut dengan lawanya sehingga bisa langsung mengalami mental ngedrop.

7 Cara Penanganan Burung Murai Batu Mental Ngedrop

Kemudian setelah mengetahui ciri-ciri dan penyebab Burung Murai Batu Mental ngedrop, yang perlu diketahui selanjutnya ialah cara penanganan atau cara perawatan saat Burung Murai Batu Mental ngedrop, yaitu sebagai berikut :

  1. Ciptakan suasana tempat tinggal yang nyaman bagi Burung Murai Batu, yang hening tanpa ada burung murai jenis lain dan suara kicauan burung lain agar tidak menambah drop mentalnya. Kalau dirasa memang perlu, berikan full kerodong pada sangkar burung Murai Batu
  2. Perbaiki kualitas makan Burung Murai Batu untuk masa pemulihanya, yaitu dengan menambah porsi pakanya. Diberi jangkrik 5 ekor setiap pagi dan sore
  3. Berikan EF (Extra Fooding) pada Burung Murai Batu berupa kroto 3 kali dalam seminggu, pemberian klabang sebanyak 2 ekor dalam seminggu.
  4. Mengurangi intensitas memandikan Burung Murai Batu, maksimal 2 hari sekali
  5. Berikan tambahan multivitamin pada Burung murai Batu agar daya tahan tubuhnya meningkat dan tidak mudah terserang penyakit
  6. Masa pemulihan ini akan berlangsung selama 1-2 hari

Nah diatas tadi merupakan penjelasan menegenai ciri-ciri burung murai batu mental ngedrop, penyebab mental ngedrop dan cara penanganan burung murai batu yang drop mental yang dapat menambah wawasan kita dalam memelihara burung murai batu. Untuk Informasi Lebih Lanjut Mengenai Burung Murai Batu dapat Menghubungi kami di :

https://vitaminjawara.com/

 

Leave A Comment

Your email address will not be published.

Open chat
1
Halo Selamat datang kicaumania!! belum menemukan solusi? chat saya dan bantu saya memahami kebutuhan anda.

Nikmati kemudahan membeli formula sakti saya dengan metode COD (bayar di rumah). Segera balas chat ini...